“Pengeroyokan: Jalan Pintas Orang yang Kehilangan Akal”

28
Agu 2025
Kategori : Opini
Penerbit: Admin Infokom
Dilihat :952x

Oleh:Ketua Umum HMI Tanjab Barat (M.Rafi)

Sungguh ironis, ketika dakwah Islam yang seharusnya disambut dengan lapang dada justru dihalangi dengan tindakan kekerasan dan pengeroyokan.

Padahal Allah telah menjelaskan dalam QS. Al-Mujadilah ayat 19–20, bahwa orang-orang yang dikuasai setan akan lupa mengingat Allah, sehingga mereka berani memusuhi dakwah Islam.

Bahkan Allah menegaskan: “Mereka itulah golongan setan, dan ketahuilah bahwa golongan setan itu pasti merugi.”

Maka aneh sekali, di saat orang berjuang menyiarkan Islam, justru ada yang memilih jalur kekerasan, seakan-akan menempatkan dirinya sejajar dengan golongan yang disebut Allah sebagai ashabul khusrān (golongan yang rugi).

Bukankah lebih mulia mendengar, berdialog, dan membalas hujjah dengan hujjah, ketimbang tangan yang teracung untuk memukul?

Jika dakwah dibalas dengan pengeroyokan, maka jelaslah bahwa yang kalah bukanlah sang pendakwah, melainkan akal sehat dan hati yang telah dikunci.

Sebab, siapa pun yang melawan dakwah Islam dengan kekerasan, tanpa sadar sedang melukiskan dirinya sendiri sebagai bagian dari barisan yang Allah sebut: “Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, mereka termasuk orang-orang yang paling hina.” (QS. Al-Mujadilah: 20).

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar