“Benarkah Pemimpin Otoriter Itu Buruk? “

7
Feb 2026
Kategori : Materi Wajib / Opini
Penerbit: Admin Infokom
Dilihat :32x

Di HMI kita belajar kepemimpinan dan manajemen organisasi (KMO) . Di situ kita dikenalkan berbagai tipe kepemimpinan, salah satunya otoriter atau otokratis.

Tipe ini sering dianggap salah, bahkan seperti dosa besar. Banyak kader otomatis menjauh dari pemimpin yang tegas dan dominan dalam mengambil keputusan.
Padahal, setiap tipe kepemimpinan punya dua sisi: dampak positif dan negatif.

Kepemimpinan otoriter bisa efektif dalam situasi genting, ketika organisasi butuh keputusan cepat, arah yang jelas, dan disiplin kuat. Tapi bisa juga berbahaya jika dipakai terus-menerus tanpa kontrol, tanpa ruang dialog, dan tanpa empati.


Masalahnya bukan pada tipe kepemimpinannya semata, tapi pada cara kita menyikapi dan menempatkannya sesuai situasi dan kondisi. Baru setelah itu kita layak menilai.


Ironisnya, sering kali kita menolak kepemimpinan otoriter tanpa kajian. Kita membenci tanpa mencari kebenaran secara objektif. Kita menghakimi tanpa memahami konteks.

Dan sikap seperti itu menilai sepihak, menutup ruang berpikir, memaksakan persepsi sendiri justru itulah bentuk lain dari otoriter.


Otoriter bukan soal gaya memimpin saja, tapi juga soal cara berpikir. Jika pikiran kita tertutup, maka kita sedang mempraktikkan apa yang kita benci.

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar