“Info Publik: Sekarang Ada Mode Blur ?”

3
Des 2025
Kategori : Opini
Penerbit: Admin Infokom
Dilihat :59x

Di zaman sekarang, ketika sinyal internet kadang lebih cepat dari niat baik pejabat, lucu rasanya melihat transparansi justru mulai hobi sembunyi-sembunyi.

Kita hidup di era di mana mengunggah foto kopi saja bisa dalam hitungan detik tapi mengunggah laporan publik? Wah, itu butuh waktu, rapat, revisi, rapat lagi, revisi lagi, dan kadang hilang entah ke mana seperti kuota tengah malam.

Ironisnya, teknologi sudah menggelar karpet merah untuk keterbukaan informasi: tinggal klik, unggah, selesai.

Tapi entah kenapa, beberapa pihak malah sibuk mengaburkan yang semestinya terlihat. Mungkin mereka pikir, publik ini rabun. Padahal bukan rabun,cuma capek lihat drama gelap-gelapan.

Transparansi sekarang seperti matahari yang kepanasan: ada, tapi sering ditutup awan yang sengaja dipanggil.

Di depan publik, semuanya tampak rapi, bersih, teratur,kayak foto IG yang kena filter. Tapi ketika disentuh, ada yang blur, ada yang sengaja dipotong, ada yang tiba-tiba “error”.

Kita sebetulnya tidak minta banyak,Cukup biarkan informasi mengalir seperti kopi pagi: jujur, panas, dan tidak ditutup-tutupi gula yang kelewat manis.

Karena kalau transparansi terus dikaburkan, nanti masyarakat akan bertanya-tanya,ini informasi atau ilusi? Kebijakan atau sulap panggung?Era digital harusnya memudahkan, bukan membingungkan.

Kita sudah terlalu sering melihat kenyataan dipoles seperti caption motivasi padahal isinya kritik dalam hati.

Maka wajar jika publik mulai belajar membaca tanda-tanda: mana yang terang beneran, mana yang terang-terangan ditutup.

Akhirnya, kita cuma berharap satu hal: jangan sampai transparansi hanya jadi kata indah yang dipamerkan di spanduk, tapi dirahasiakan di tindakan.

Karena di zaman serba canggih ini, yang paling kuno bukan teknologi,melainkan kejujuran yang sengaja dimasukkan ke mode airplane.

*M.Rafi (Ketua Umum HMI Tanjab Barat)

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar