“Pengeroyokan Kader HMI, Marwah Akademik Dilecehkan, Rektorat Dituding Bungkam “

28
Agu 2025
Kategori : Opini
Penerbit: Admin Infokom
Dilihat :290x

Ketua Umum Badko HMI Jambi, Ozi Saifirman, bersama kuasa hukum Afriansyah, SH, MH, pada hari Kamis 28 Agustus 2025 bertepatan pukul 00.30 Wib, resmi melaporkan insiden pengeroyokan yang menimpa salah satu kadernya.

Ia menilai aksi brutal tersebut bukan hanya tindak kriminal biasa, melainkan serangan langsung terhadap marwah organisasi mahasiswa tertua di Indonesia (HMI).

“Tidak ada kata damai! Tangkap segera pelaku pengeroyokan,” ujarnya.Bagi HMI, kasus ini bukan sekadar keributan mahasiswa. Ozi menyebut insiden tersebut sudah melukai marwah akademik dan menjadi ujian serius bagi aparat kepolisian.“Kami akan kawal sampai tuntas. Tidak ada kompromi untuk kekerasan,” katanya.

Tak berhenti di polisi, Ozi juga mengarahkan kritik pedas ke kampus UIN STS Jambi. Ia menuding diamnya pihak rektorat setelah peristiwa itu justru menimbulkan tanda tanya besar.“Jika kampus diam, berarti kami duga pelaku pengeroyokan orang dekat kampus,” bebernya.Ucapan itu menampar langsung institusi pendidikan yang seharusnya melindungi mahasiswa dari segala bentuk kekerasan. Diamnya kampus dianggap sebagai bentuk pembiaran bahkan bisa dibaca sebagai keberpihakan pada pelaku.Ozi mengingatkan, darah mahasiswa tidak boleh tumpah di ruang yang seharusnya menjadi taman ilmu.“Kampus bukan sarang premanisme. Kalau aparat lamban, kalau kampus terus membisu, sejarah akan mencatat, keduanya gagal menjaga martabat mahasiswa,” ujarnya.(glg)

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar