LK1 HMI Komisariat Syariah Resmi Dibuka, Jadi Ruang Pembentukan Karakter dan Intelektual

Kuala Tungkal – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Tanjung Jabung Barat menggelar pembukaan Latihan Kader I (LK1) sebagai bagian dari proses perkaderan dan pembentukan karakter mahasiswa, Sabtu (22/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum HMI Cabang Tanjung Jabung Barat, Ketua Umum BPL HMI Cabang Tanjung Jabung Barat, Koordinator Master of Training, Ketua Komisariat Syariah, Ketua Komisariat Tarbiyah, Ketua Komisariat Lafran Pane, serta panitia dan kader HMI Cabang Tanjung Jabung Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu, seluruh peserta dan tamu undangan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne HMI.
Dalam laporan ketua panitia pelaksana, disampaikan bahwa kegiatan LK1 tersebut merupakan bagian dari agenda perkaderan HMI yang dilaksanakan secara rutin hingga tiga kali dalam satu tahun.
“Alhamdulillah, pada kegiatan kali ini sebanyak 56 peserta mengikuti proses Latihan Kader I,” ujar ketua panitia dalam laporannya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mendapatkan dukungan pendanaan dari sumbangsih alumni HMI Cabang Tanjung Jabung Barat.
Sementara itu, Ketua Komisariat Syariah dalam sambutannya berharap pelaksanaan LK1 dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta serta menjadi ruang belajar yang baik untuk mengembangkan potensi dan wawasan para peserta.
Menurutnya, proses perkaderan harus mampu memberikan pengalaman dan pembelajaran yang dapat diterapkan peserta, baik dalam kehidupan akademik maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Tanjung Jabung Barat (M.Rafi),juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta LK1 agar mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh.Ia menegaskan bahwa LK1 bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan langkah awal dalam membangun pondasi dan membentuk karakter kader.
“LK1 ini adalah awal untuk membangun pondasi, membentuk karakter agar menjadi mahasiswa dan manusia yang berkualitas, menjadi pribadi yang baik, mampu menjadi pemecah masalah, serta mengabdi kepada bangsa dan agama,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan proses LK1 sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan pola pikir kritis, serta membangun kepedulian terhadap berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat.
“Jangan hanya menjadikan LK1 sebagai kegiatan yang selesai ketika acara ditutup. Jadikan ini sebagai awal dari proses panjang untuk menjadi pribadi yang terus belajar, berpikir dan memberikan manfaat,” pesannya.
Kegiatan pembukaan LK1 kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh peserta, panitia, pengurus komisariat, pengurus cabang, BPL, serta tamu undangan kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.
Pelaksanaan LK1 ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan kader-kader HMI yang memiliki integritas, wawasan keislaman, kemampuan intelektual, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan negara.






Tinggalkan komentar