HMI Tanjab Barat Minta Klarifikasi Informasi Dana Rp15 Miliar untuk Penanganan Karhutla

12
Okt 2026
Kategori : Opini
Penerbit: Admin Infokom
Dilihat :88x

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tanjung Jabung Barat menyoroti beredarnya informasi mengenai anggaran sebesar Rp15 miliar yang disebut-sebut dialokasikan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Informasi tersebut menjadi perhatian HMI di tengah persoalan karhutla dan kabut asap yang masih meresahkan masyarakat. Namun, hingga saat ini, HMI belum dapat memastikan secara langsung status dana tersebut, termasuk apakah anggaran telah masuk, bagaimana mekanisme penggunaannya, serta sejauh mana realisasinya di lapangan.

Oleh karena itu, HMI meminta Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memberikan klarifikasi secara terbuka agar tidak menimbulkan kebingungan dan spekulasi di tengah masyarakat.Dana tersebut benar adanya atau masih sebatas alokasi anggaran? Jika memang tersedia, digunakan untuk apa saja dan bagaimana dampaknya terhadap penanganan karhutla?

HMI menegaskan bahwa persoalan ini perlu dijelaskan secara transparan. Masyarakat berhak mengetahui informasi anggaran publik, terlebih ketika persoalan karhutla menyangkut kesehatan, lingkungan, dan keselamatan warga.

Sebagai bentuk komitmen menjalankan fungsi kontrol sosial, HMI Cabang Tanjung Jabung Barat dalam waktu dekat akan mengajukan surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) kepada Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat guna meminta klarifikasi dan mendorong pengawasan terhadap informasi anggaran tersebut.HMI akan terus mengawal penanganan karhutla di Tanjung Jabung Barat.

Pemerintah tidak cukup hanya menyampaikan rencana, tetapi juga perlu menunjukkan langkah nyata dalam melindungi masyarakat.Kami tidak ingin berspekulasi. Kami ingin mendapatkan kejelasan. Sebab, ketika menyangkut anggaran publik dan keselamatan masyarakat, transparansi adalah sebuah keharusan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan komentar